Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa dan atau serangkaian peristiwa kejadian alam. Biasanya bencana alam ini berupa gempa bumi, banjir, gunung meletus, tanah longsor, tsunami, kekeringan, angina topan, badai, dan lain sebagainya.

Bencana alam tidak dapat terpisahkan dalam sejarah kehidupan manusia. Oleh karena itu sebagai makhluk yang sempurna manusia berusaha mencari jalan keluar untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan dari efek terjadinya bancana alam ini. Dari mulai menyiapkan alat-alat teknologi canggih untuk mendeteksi gejala akan timbulnya bencana, hingga perlengkapan makanan, obat-obatan serta penginapan bagi korban bencana alam tersebut.

Di dunia ini terdapat beberapa kota yang rawan bencana alam? Namun semua itu belum mutlak adanya sehingga masih banyak sekali kota-kota yang termasuk kedalam kategori kota rawan bencana alam di dunia. Beberapa kota rawan bencana alam tersebut antara lain adalah :

  1. Los Angeles, Amerika Serikat

Bencana alam seperti gempa bumi merupakan sebuah ancaman besar di kota California Amerika Serikat, karena disebabkan oleh Patahan San Andreas. Patahan yang memiliki panjang 1300 km ini membelah lempeng Amerika Utara dan Pasifik. Bencana gempa bumi yang terjadi di Los Angeles Amerika Serikat ini berkisar antara 4.4 Skala Richter hamper disetiap tahunnya.

  1. Delta Zhujiang, China

Kota besar dengan terdapat lusinan kota besar di daratan China ini beresiko sangat tinggi dari bencana alam seperti banjir yang diikuti badai dan angina topan. Puluhan hingga ratusan korban jiwa berjatuhan akibat bencana banjir di Guangzhou

  1. Shanghai, China

Dengan jumlah penduduk 23 juta jiwa, Kota Shanghai adalah salah salah satu kota megapolitan di dunia. Sayangnya sistem pembuangan airnya tidak dapat menampung air yang berlebihan, dan hal ini menyebabkan beberapa bagian dari kota dan menyebabkan bencana banjir. Anehnya penduduk Shanghai ini telah menganggap bencana banjir merupakan hal yang lumrah.

  1. Nagoya, Jepang

Nagoya merupakan kota rawan bencana alam Tsunami karena letaknya yang berada di tepi Samudera Pasifik dan hujan deras yang selalu melanda musim semi ditambah dengan angina topan yang melanda yang mengancam hamper disepanjang tahun. Bencana gempa bumi dengan kekuatan 8 skala Richter ini terjadi dalam siklus setiap 100 tahun sekali, orang Jepang mengenalnya dengan gempa bumi Tokai.

  1. Osaka dan Kobe, Jepang

Dua kota besar di Jepang Osaka dan Kobe merupakan kawasan kota rawan bancana alam gempa bumi. Menurut catatan, pada tahun 1995 pernah terjadi sebuah bencana gempa bumi besar dengan kekuatan 7.2 skala richter, dan menyebabkan sedikitnya 5000 orang tewas dan kerugian materi sekitar 100 miliar dolar amerika serikat.

  1. Tokyo dan Yokohama, Jepang

Tokyo dan Yokohama merupakan daerah yang menyatukan dua kota besar di Jepan ini memiliki jumlah penduduk sekitar 37 juta jiwa. Kedua kota ini merupakan kota yang paling rawan bencana alam dan berpotensi bahaya di Jepang. Pada tahun 1923 sebuah tragedy bencana alam gempa bumi menewaskan lebih dari 142.000 jiwa penduduk dari kedua kota ini.

  1. Manila, Filipina

Salah satu penyebab kota Manila ini termasuk kota rawan bencana alam adalah karena letak geografisnya. Bencana alam yang sering terjadi adalah angina topan. Manila termasuk daerah yang sering sekali terjadi bencana alam angina topan seperti Topan Haiyan, topan Fengshen dan hujan deras yang terjadi pada tahun 2012 silam menyebabkan banyak koraban jiwa, harta dan benda.

Kota-kota di dunia rawan bencana alam

  1. Jakarta, Indonesia

Di negara kita pun terdapat salah satu kota rawan bencana alam di dunia, Kota Jakarta merupakan kota rawan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin topan, bahkan beberapa waktu lalu terjadi hujan es di sekitar kota Jakarta. Dengan letak geografisnya, dua pertiga wilayah dari ibukota Indonesia ini berada pada wilayah di bawah permukaan laut, sehingga menyebabkan beberapa daerah menjadi lebih cepat dan mudah terjadi bencana alam banjir.

Namun berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi jumlah korban jiwa, dengan membangun beberapa sarana seperti jalur evakuasi bencana alam, pembangunan tenda darurat bagi korban bencana alam, pengadaan tim penyelamat yang sangat sigap, dan sosialisasi untuk mengenali dan mengantisipasi terjadinya bencana alam sehingga jumlah korban akan diminimalkan.