Adakah yang masih asing dengan stainless steel? Saya yakin semua orang sudah sangat familiar dengan bahan baja yang sering digunakan untuk perabotan rumah tangga ini. Bahkan mungkin saat ini di pergelangan tangan kita terpasang arloji bertuliskan stainless steel. Saat di di perjalanan kita juga kerap melihat aneka papan nama perusahaan dengan huruf timbul stainless steel. Ya, bahan tersebut memang sangat banyak kita jumpai dalam keseharian kita. Sampai – sampai kita tak peduli dengan pengertiannya atau pun beberapa pengetahuan lain seputar material itu.

Pada posting kali ini kami akan berbagi wawasan tentang stainless steel kepada anda. Kami telah menyusun artikel ini dengan pengertian stainless steel lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Semoga setelah membacanya pengetahuan anda semakin bertambah.

Stainless Steel Material Besi Anti Korosi

Pengertian Stainless Steel

Secara bahasa kata ‘stainless’ memiliki kata dasar stain yang mendapat akhiran less. Stain berarti noda atau pada kasus ini bisa diartikan karat, sedangkan less adalah sebuah preposisi yang membawa makna ‘kurang’ lalu kata steel berarti baja / logam. Jenis material logam yang tahan karat adalah pengertian utuh dari stainless steel. Di dalamnya terkandung Kromonium untuk mencegah korosi sebanyak 10.5 persen. Lapisan film oksida Kromonium ini mampu melindungi besi dari proses oksidasi yang menimbulkan karat. Selain itu stainless steel juga mempunyai berbagai macam kandungan silicon, mangan, dan karbon. Untuk menambah daya tahan karat ditambahkan pula unsur lain seperti molybdenum dan nikel.

Meski terkenal tahan korosi, tetapi pada kondisi kelembaban ekstrim dan atmosfir ekstrim material ini akan berkarat. Memang segala sesuatu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kami telah merangkum kelebihan dan kekurangan stainless steel yang kami tuliskan sebagai berikut.

Kelebihan stainless steel

  1. Tingkat ketahanan korosi yang tinggi

Kelebihan ini membuat stainless steel layak digunakan di berbagai lingkungan.

  1. Tahan panas dan api

Sulit memuai serta tetap kuat meski pada temperatur tinggi.

  1. Higienis

Permukaan segala peralatan yang terbuat dari stainless steel mudah untuk dibersihkan. Inilah mengapa banyak produsen alat dapur dan alat medis memanfaatkanya sebagai bahan dasar pembuatan.

  1. Bernilai estetika

Bahan ini memiliki tampilan metalik yang sangat mengkilap. Pengaplikasian stainless steel pada arsitektur bangunan akan memberikan kesan modern.

  1. Sangat padat dan kuat

Di samping memberi daya tarik tambahan pada bangunan, pemanfaatan stainless steel juga menghasilakan keamanan yang baik bagi penghuni. Maksud keamanan disini adalah keselamatan penghuni gedung. Sebagai contoh misalnya tangga berbahan dasar stainless steel sangat kuat untuk dipijaki sehingga tidak berbahaya.

  1. Mudah di-custom

Dengan teknik pengolahan baja modern ataupun tradisional kita tetap bisa memotong dan membentuk stainless steel dengan mudah.

  1. Awet

Karena salah satu kelebihannya adalah tahan korosi maka ‘umur’ barang berbahan dasar stainless steel pasti sangat panjang.

Kekurangan Stainless Steel

  1. Mahal

Kualitas tinggi menghasilkan harga yang tinggi pula. Demikian halnya dengan stainless steel yang sebelumnya telah kita ketahui memiliki daya tahan korosi nan hebat serta mengandung senyawa pencegah karat lebih banyak dari jenis besi lainnya.

  1. Sulit untuk dilas

Untuk menyatukan dua potong stainless steel kita tidak bisa sembarang mengelasnya seperti saat mengelas besi biasa. Diperlukan pemahaman mendalam serta keahlian khusus untuk kita miliki mengingat material tersebut sulit dipengaruhi panas.

  1. Biaya finishing semahal harganya

Lapisan terluar stainless steel yang begitu mengkilap membutuhkan tahap pemolesan dengan biaya tinggi dan waktu yang lumayan lama.