Kemanapun Anda pergi, di tempat-tempat umum pasti akan Anda temui berbagai papan keterangan atau informasi. Sering terlihat papan-papan informasi yang berisi berbagai keterangan dan promosi, untuk berbagai produk maupun jasa. Namun banyak pula yang hanya berisi penunjuk jalan, atau berbagai larangan dan peraturan. Seperti yang cukup sering kita lihat adalah tanda dilarang merokok di sejumlah area. Berbagai papan seperti yang tersebut di atas, adalah apa yang disebut dengan signage.

Fungsi Dari Signage

Tujuan sebuah signage pada dasarnya adalah untuk mengkomunikasikan sebuah pesan tertentu, melalui simbol-simbol atau lambang-lambang. Karena info yang diberikan terutama melalui grafis yang berupa symbol atau tanda, maka biasanya pemilihan lambang serta warna menjadi penting agar info yang hendak diberikan jelas terlihat. Misalnya saja penggunaan huruf timbul, atau warna-warna yang mencolok kerap kali digunakan.

Biasanya signage dibuat dengan tujuan sebagai fungsi promosional atau instruksional.  Fungsi promosional maksudnya adalah bahwa signage tersebut merupakan alat beriklan yang tujuannya mempromosikan sesuatu, baik barang maupun jasa.  Sedangkan signage dengan fungsi instruksional bertujuan untuk sekedar memberikan petunjuk atau keterangan saja. Misalnya papan dengan tanda dilarang merokok, bertujuan untuk memperingatkan pembaca akan adanya peraturan untuk tidak merokok di area tersebut. Contoh lain dari signage dengan fungsi instruksional adalah papan yang penunjuk tanda jalan.

Menengok Ke Belakang Sejarah Signage, Dari Piringan Tembaga Hingga Neon Sign

Signage Sudah Ada Sejak Lama

Ternyata sejak dari jaman Mesir kuno, signage sudah dipergunakan untuk keperluan komersial. Bukan hanya penduduk Mesir, namun Romawi dan Yunani juga diketahui telah menggunakan signage. Mereka menggunakan papan informasi ini untuk diletakan di depan toko, atau digunakan sebagai pemberitahuan akan adanya acara-acara publik. Signage yang dipergunakan oleh orang-orang romawi kuno biasanya dibuat dari batu-batuan atau terakota.

Baca juga : Menarik dan Bantu Promosi Brand, Ini Dia Keunikan dari Huruf Timbul LED!

Pada sejarah Cina yaitu Dinasti Song, telah terdapat poster yang terbuat dari piringan tembaga, dimana di atasnya tertulis suatu promosi dagang. Pada jaman itu di Cina sudah berkembang budaya konsumtif, dimana banyak orang yang senang berbelanja dan tentu saja banyak pula para penjual barang dan jasa. Dengan demikian sudah ada suatu sistem promosi dan salah satunya adalah menggunakan signage. Bukan hanya berisi keterangan produk, signage pada masa itu sudah menggambarkan suatu merek dagang, simbol perusahaan dan lain sebagainya. Pada masa itu signage sudah dianggap sebagai suatu alat penting dalam berdagang dan berpromosi.

Selama masa abad pertengahan, penggunaan signage masih merupakan pilihan. Namun pada abad ke 14, peraturan di Inggris mewajibkan penjual ale (sejenis bir), untuk memasang suatu tanda di luar kedainya. Hal ini dikarenakan pada masa itu kualitas minuman belum terjamin sehingga ada petugas yang datang memeriksa kualitas barang dagangan. Signage yang dipasang akan memudahkan petugas untuk menemukan kedai-kedai bir yang berdagang. Peraturan ini kemudian diberlakukan pula di Eropa. Karena semakin lama semakin banyak pedagang yang memasang signage terutama di kota besar, akhirnya para pedagang berusaha membuat signage yang unik untuk memberikan ciri pada kedai mereka. Signage mulai sering dilengkapi oleh gambar-gambar binatang atau objek lain, sebagai simbol dagang.

Pada abad ke 19, di Eropa mulai ada seniman yang mengkhususkan diri untuk melukis papan pengumuman. Tak lama kemudian mulai bermunculan signage yang dilengkapi oleh lampu-lampu yang menarik yang biasanya digunakan oleh kepentingan toko-toko, hotel atau berbagai bangunan komersil yang beroperasi pada malam hari. Neon sign pun mulai diperkenalkan pada abad ke 20, di Amerika serikat.

Saat ini berbagai variasi dari signage semakin kreatif dan memikat. Tidak hanya warna dan lampu-lampu namun juga penggunaan huruf timbul sering digunakan dalam signage. Berbagai variasi lain juga semakin bermunculan, hingga signage tidak sekedar sebuah papan promosi atau informasi, namun juga objek kreatifitas yang dapat dinikmati.