Sebagai negara berkembang, ada berbagai macam pembangunan gedung yang diselenggarakan di Indonesia. Gedung-gedung ini meliputi gedung hunian, perkantoran, gedung ibadah, pemerintahan, gedung sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pusat kebudayaan dan lain sebagainya.

Agar gedung tampak menonjol dan menarik perhatian. Bukan hanya lokasi pembangunan gedung yang penting. Salah satu bagian eksterior gedung yang juga mampu menarik banyak perhatian, adalah pemasangan nama gedung yang dipasang di luar gedung dengan menggunakan huruf timbul (lettering).

Jenis-jenis Bahan Lettering

Penulisan nama gedung dapat dibuat dengan menggunakan huruf yang diberi desain menarik. Bahan yang digunakan untuk menyusun huruf huruf dalam penamaan gedung ada macam-macam jenisnya. Mulai dari bahan akrilik, stainless steel, galvanis atau pun kuningan.

Salah satu jenis yang paling banyak digunakan untuk lettering di luar gedung adalah stainless. Selain karena lebih tahan air, tampilannya juga elegan. Saat siang hari lettering stainless akan memantulkan cahaya yang membuatnya tampak megah tanpa pencahayaan tambahan.

Cara Pemasangan Lettering Stainless

huruf timbul stainless

Sangat penting memperhatikan pemasangan huruf timbul agar secara estetika, tampak menarik dan indah dipandang mata. Selain itu, pemasangan dengan prosedur juga tak kalah penting untuk menjaga kekuatan dan keamanan huruf timbul. Pemasangan lettering dengan baut pada media tembok merupakan salah satu yang terbaik. Karena lebih aman, tidak mudah rusak dan dicuri orang ketimbang dengan media pemasangan styrofoam.

Langkah-langkah dalam pemasangan lettering pada background tembok adalah sebagai berikut:

1. Persiapkan huruf yang sudah dibentuk, bersama alat-alat lainnya seperti paku, tali, pisau potong (cutter), pensil, obeng, meteran dan lain sebagainya.

2. Mengukur media yang akan digunakan sebagai tempat peletakan lettering, serta penentuan ketinggian letak pemasangan lettering. Lalu pasang paku dan tali untuk menandai area pemasangan lettering agar huruf-huruf dapat diletakkan dengan lurus.

3. Atur rencana peletakkan lettering sesuai keinginan. Apabila telah menemukan susunan dan peletakan lettering yang tepat, gambar pola cetakan lettering pada media dengan pensil. Ukur jarak masing-masing huruf dengan menggunakan meteran. Buat pola huruf pada tembok dengan pensil satu per satu sampai semua huruf selesai.

Baca juga: Cara Membuat Huruf Timbul Stainless Steel

4. Tandai dan lubangi background (media) dengan menggunakan bor pada titik-titik yang telah ditentukan. Sesuaikan dengan lubang pemasangan baut pada belakang huruf stainless. Ini merupakan salah satu tahapan paling penting. Karena jika lubang tidak sesuai titiknya, maka baut-baut pada lettering tidak akan bisa ditanam (dipasang pada lubang).

5. Pasanglah baut dan mur pada masing-masing lubang di belakang huruf timbul satu-per satu hingga selesai. Pastikan baut terpasang baik dan kuat.

4. Setelah baut terpasang dengan baik pada huruf, cocokkan baut dengan lubang pada background (tembok). Apabila telah sesuai, lepaskan kembali huruf, lalu masukkan lem industri pada lubang di tembok, sampai penuh.

5. Kemudian pasangkan kembali huruf stainless tersebut, dengan baut-baut ditanamkan ke dalam lubang di tembok yang sudah diberi lem tadi.

6. Pada tahap finishing, bersihkan bekas pola pensil pada tembok, dan lap bersih tiap-tiap huruf agar terlihat bagus dan berkilau. Biarkan hingga lem mengering.

Kualitas pemasangan tidak boleh disepelekan. Oleh karena itu, memilih vendor yang tepat dan sudah terbukti kinerjanya adalah pilihan bijak. Karena, dengan kualitas pemasangan huruf timbul yang baik, maka nama gedung akan dapat bertahan lama, terlihat indah dan juga memiliki keamanan yang terjamin. Dengan pemasangan yang tidak sempurna, nama gedung bisa terlihat miring atau spasinya berantakan, juga cepat rusak dan lepas. Hal ini tentunya bisa membahayakan banyak orang.