Sebetulnya sebagian besar dari masyarakat kita baik itu remaja maupun orang dewasa sudah mengetahui bahaya yang ditimbulkan akibat rokok. Tapi banyak dari mereka yang mengabaikannya dan tidak menghiraukan slogan “Merokok Membunuhmu”, mereka sepertinya acuh tak acuh terhadapnya.

Pada faktanya bahaya merokok telah terbukti yang bisa menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit paru-paru, stroke, jantung koroner dan lain-lain. Berbagai penyakit tersebut tentu sangat membahayakan dan parahnya lagi bisa menyebabkan kematian. Tanpa disadari, aktivitas merokok akan menurunkan kekebalan tubuh si perokok tersebut sehingga mudah terkena infeksi bakteri maupun virus.

Rokok pada kenyataannya banyak mengandung zat kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Zat-zat kimia tersebut diantaranya nikotin, methanol, tar dan masih banyak lainnya. Sementara itu merokok juga dapat merugikan orang-orang yang berada di sekitar anda, sebab orang yang tak merokok tersebut secara tidak langsung akan menghirup asap rokok tersebut.

Untuk itu hendaknya perokok harus menghargai dan menghormati mereka yang tidak merokok. Jika anda seorang perokok berat tentu jangan sembarangan merokok di tempat umum. Selain itu anda pun harus mengetahui berbagai tempat salah untuk merokok supaya tidak pandang sebagai pengganggu.

 

Menilai Seberapa Efektif Slogan Dilarang Merokok

Tapi anehnya, ada hal yang sangat mencengangkan dengan slogan bahaya merokok yang terdapat pada bungkus rokok, reklame maupun berbagai iklan di televisi. Menurut sebuah penelitian neurologi (kelainan sistem saraf), membuktikan bahwa slogan bahaya merokok ternyata malah menarik minat orang-orang untuk terus merokok.

Setelah diteliti ternyata pada otak manusia terdapat sel saraf otak yang lebih condong untuk terus mendorong melakukan hal kebalikannya. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa peringatan yang tertera pada kemasan rokok sebetulnya makin menguntungkan para pengusaha rokok tersebut. Slogan tersebut memang belum sepenuhnya ampuh, harus dibutuhkan kesadaran dan sugesti yang kuat untuk tidak merokok.

Pemerintah memang telah berusaha sekuat tenaga menghimbau dan memberi peringatan akan bahaya rokok terebut, namun belum efektif untuk mengurangi jumlah perokok di negeri ini. Perlu anda ketahui bahwa Indonesia merupakan negara terbesar ketiga jumlah perokok di dunia setelah China dan India. Hal ini sungguh sangat memprihatinkan dan harus segera dibuat aturan yang sangat tegas.

Hingga detik ini salah satu upaya pemerintah dan para pelaku bisnis untuk melindungi hak non perokok yaitu dengan menyediakan tempat atau ruangan khusus perokok yang bisa kita jumpai di pusat-pusat perbelanjaan, perkantoran, dan lain-lain. Melalui upaya ini ketersedian udara bersih di tempat – tempat tersebut tetap terjaga. Di lain pihak perokok pun tetap bisa menikmati asap tembakaunya. Jadi cukup adil.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas adanya banyak penyakit mengancam dibalik rokok. Salah satunya ialah bisa menimbulkan gangguan kehamilan dan janin. Untuk itu, ini  peringatan keras bagi para suami agar tidak merokok di dekat istriya.

Berikut ini contoh slogan seputar bahaya merokok supaya anda termotivasi untuk tidak merokok, antara lain:

1. Merokok? Awas impoten. Masa depan suram tanpa keturunan.

2. Pilih mematikan rokok atau dimatikan rokok?

3. Sekali hisap rokok kematian mendekat satu langkah.

4. Saya berharap Hari Bebas Rokok Sedunia setiap hari supaya nafas saya selalu lega.

5. Merokok = bakar duit.

6. Janganlah menjadi perokok! Janganlah jadi bagian itu! Jika sudah menjadi bagian perokok, maka keluarlah! Kita menginginkan Indonesia bebas dari asap rokok!

Itulah berbagai slogan dilarang merokok, semoga bisa membuat kita sadar akan bahaya rokok tersebut.