Evakuasi dari gedung bertingkat saat terjadi bencana merupakan hal yang sangat penting. Alasannya adalah untuk keselamatan jiwa dan meminimalkan jumlah korban jiwa saat terjadi bencana secara mendadak. Agar proses evakuasi ini dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan latihan evakuasi guna menghadapi situasi bencana yang sesungguhnya.

Karena kebanyakan orang akan menjadi sangat panik dalam menghadapi bencana yang terjadi sehingga meskipun mengetahui kemampuan menyelamatkan diri, berubah menjadi lupa dengan apa yang telah dipelajarinya. Dengan adanya pelatihan dan sosialisasi latihan menghadapi bencana diharapkan akan mengurangi kepanikan saat mengahdapi bencana sehingga akan menekan jumlah angka korban yang ditimbulkan bencana tersebut.

jadi tujuan pelatihan tersebut adalah untuk menginkatkan ketenangan saat melakukan evakuasi dalam situasi terjadi bencana yang sebenarnya. Apa sajakah yang harus diperhatikan guna mendukung pelatihan proses evakuasi pada gedung bertingkat ?

Cara melakukan evakuasi pada gedung bertingkat.

Jika terjadi bencana seperti kebarakan pada gedung bertingkat, yang perlu anda lakukan antara lain adalah :

  1. Bersikap selalu tenang.

Reaksi panik akan sebuah bencana merupakan hal yang normal bagi manusia, namun hal ini belum tentu baik, bahkan reaksi panik ini akan menimbulkan separuh dari kemampuan yang anda miliki.  Sikap tenang selalu menjadi faktor utama untuk membantu anda keluar dari situasi bencana ini. Semakin kita bersikap tenang, maka kita akan semakin tanggap dan cekatan dengan tindakan apa saja yang harus kita lakukan.

  1. Memadamkan api

Pemadaman api ini hanya dilakukan bagi mereka yang telah terlatih dalam hal memadamkan api. Bagi anda yang tidak telatih, maka anda dapat mencari bantuan darurat, melalui petugas keamanan atau orang yang berada di dekat anda.

  1. Berkumpul di titik kumpul yang telah ditetapkan

Untuk menyelamatkan jiwa anda dan orang-orang, jika anda mengetahui bahwa proses pemadaman agak lama dan perlu untuk dilakukan proses evakuasi, maka anda menyalakan alarm lalu menuju ke titik kumpul yang telah ditetapkan, melalui jalur evakuasi gedung bertingkat yang tersedia.

  1. Jangan menggunakan lift untuk proses evakuasi

Diharapkan untuk menghidari dan menyelamatkan diri dari bencana kebakaran ini, anda jangan menggunakan lift untuk menuju titik kumpul, karena anda bisa saja akan mengalami terjebak dalam lift tersebut, dan hal ini akan sangat membahayakan. Sementara bagi anda yang terlanjur berada di dalam lift diusahakan anda segera keluar pada lantai terdekat, kemudian untuk menuju titik kumpul gunakan pintu keluar darurat dan jalur evakuasi gedung bertingkat yang ada.

  1. Evakuasi melalui jalur evakuasi gedung bertingkat

Ikuti petunjuk keselamatan dalam proses evakuasi. Pola barisan mengikuti besar ruangan pada jalur evakuasi gedung bertingkat. Jika anda didampingi oleh komandan regu penyelamat, maka ikutilah setiap petunjuk yang diberikan oleh komandan regu penyelamat anda dengan baik dan benar, dan anda tidak perlu panik dan berlari baik di tangga maupun saat menelusuri jalur evakuasi.

Cara melakukan evakuasi bencana kebakaran dengan menggunakan jalur evakuasi gedung bertingkat

  1. Menggunakan pintu keluar darurat

Pintu keluar darurat ini hanya diperuntukan bagi mereka yang melakukan proses evakuasi, jadi pintu ini bukan merupakan pintu keluar masuk secara umum dan bebas. Karena biasanya pintu keluar darurat ini dilengkapi dengan rambu dan warnanyapun dibuat mencolok berbeda dengan pintu-pintu lainnya.